|
Rp. 185.000
|
Tarekat Naqsyabandiyah di Indonesia
Survei Historis, Geografis, dan Sosiologis
Penulis: Martin van Bruinessen
Penerbit: Mizan Jenis Cover : Softcover Tahun Terbit : 1994, Cet. 2 Dimensi : 15.5 x 23.5 cm | 256 halaman Kondisi : Bekas Berat : 0.65 kg Stok : Tersedia Pemesanan: SMS/WA 08892261883 Lihat foto buku Tarekat Naqsyabandiyah di Indonesia merupakan sebuah buku paling pertama yang mengkaji secara tuntas - lewat survei historis, geografis, dan sosiologis - tarekat paling penting di Indonesia. Tarekat Naqsyabandiyah. Penulisnya - mantan konsultan metodologi penelitian di LIPI dan saat ini menjadi dosen tamu di Fakultas Pasca Sarjana IAIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta, yang lebih menaruh minat kepada sosiologi dan antropologi - pernah mengenal secara langsung tarekat Naqsyabandiyah di Kurdistan. Dia memperkaya kajiannya dengan mengumpulkan pelbagai macam sumber, baik melalui studi litaratur terhadap naskah-naskah klasik mengenai tarekat tersebut maupun melalui "petualangan"-nya menyusuri daerah-daerah di seluruh Indonesia untuk mengamati secara langsung dan menjumpai guru-guru tarekat terkenal. ".... karya Martin van Bruinessen ini perlu disambut secara khusus" demikian komentar Hamid Algar. "Ia tidak hanya merupakan sumbangan amat berharga untuk sejarah Islam di Indonesia, melainkan juga dapat dijadikan suatu model penelitian tentang Naqsyabandiyah di tempat-tempat lain di kawasan dunia Islam." |
Home » Posts filed under Tasawuf
|
Rp. 65.000
|
Astrologi Spiritual Ibnu 'Arabi
Penulis: Titus Burckhardt
Penerbit: Risalah Gusti Jenis Cover : Hardcover Tahun Terbit : 2001, Cet. 1 Dimensi : 12 x 18 cm | ix+83 halaman Kondisi : Bekas Berat : 0.2 kg Stok : Tesedia Pemesanan: SMS/WA 081212-088121 Beli di: BUKALAPAK Dunia makrokosmos yang mencakup matahari, bulan dan planet-planet di alam semesta ini tidak hanya mempunyai pengaruh signifikan terhadap manusia selaku mikrokosmos, tetapi juga menunjukkan betapa Ruh yang ada dalam diri manusia merupakan pusat keilahian yang memancarkan sifat-sifat ruang, dan bagaimana ruh manusia tunduk pada pancaran sinar ruang angkasa serta ketundukannya pada totalitas Ruh sebagai suatu takdir yang berada di luar dirinya. Titus Burckhardt dalam Astrologi Spiritual Ibnu 'Arabi ini mengartikulasikan konsepsi-konsepsi "astrologi (dalam paradigma kosmologis) spiritual" dari Ibnu 'Arabi, yang tidak membedakan antara wilayah dunia fisik dan dunia metafisik. |
|
|
Kitab Al-HikamUntaian Hikmah Ibnu Athaillah
Penulis: Ibnu Athaillah
Penerbit: Zaman Jenis Cover: Softcover Tahun Terbit: 2015, Cet.--- Dimensi: 13 x 19 cm | 284 halaman Kondisi: Baru Berat: 0.2 kg Stok: Terjual, Stok Kosong Pemesanan: SMS/WA 081212-088121 Beli di: BUKALAPAK Al-Hikam menyediakan arahan kepada kaum beriman untuk berjalan menuju Allah, lengkap dengan rambu-rambu, peringatan, dorongan, dan penggambaran keadaan, tahapan, serta kedudukan rohani. Al-Hikam dipandang sebagai kitab kelas berat bukan saja karena struktur kalimatnya yang bersastra tinggi, melainkan juga kedalaman makrifat yang dituturkan lewat kalimat-kalimatnya yang singkat. Ia menjadi kitab yang bahasanya luar biasa indah—kata dan makna saling mendukung, melahirkan ungkapan-ungkapan yang menggetarkan. Al-Hikam merupakan mutiara-mutiara cemerlang untuk meningkatkan kesadaran spiritual, tidak hanya bagi para salik dan murid-murid tasawuf, tapi juga untuk umumnya para peminat olah batin. Untaian mutiaranya telah memesona jutaan hamba pencari keindahan Sang Maha Indah. K.H. A. Mustofa Bisri Al-Hikam memberikan bimbingan agar kita sampai ke puncak kemenangan. Dengan bersandar pada Al-Quran dan sunnah, buku ini bagaikan pelita yang menerangi setiap salik (penempuh jalan spiritual) saat banyak aral di setiap tikungan jalan sehingga bisa selamat sampai tujuan. K.H. Masyhuri Baedlowi MA, Pengasuh Pesantren Darussalam, Indramayu Selain sangat populer di dunia Islam selama berabad-abad, Al-Hikam juga menjadi bacaan utama di hampir seluruh pesantren di Nusantara. Isinya selalu sesuai dengan keadaan zaman. Kitab ini tetap perlu dibaca dan dikaji kaum muslim hingga hari kiamat. Lebih-lebih dewasa ini, ketika kian banyak kegersangan hati kepada Sang Pencipta. REPUBLIKA |
|
Rp. 175.000
|
The Tao of IslamKitab Rujukan Tentang Relasi Gender dalam Kosmologi dan Teologi Islam
Penulis : Sachiko Murata
Penerbit: Mizan Jenis Cover : Soft Cover Tahun Terbit : 1996, Cet.2 Dimensi : 18 x 25 cm | 462 halaman Kondisi : Bekas Berat : 0.65 kg Stok : Tersedia Pemesanan: SMS/WA 081212-088121 Beli di: BUKALAPAK Tembok pemisah teologis yang biasa muncul, bahkan sering diperkuat di kalangan agamawan, tak menghalangi Dr. Sachiko Murata, profesor studi agama-agama pada Department of Comparative Studies di State University of New York at Stony Brook, Amerika Serikat, untuk melakukan rintisan yang berani: menziarahi Islam dengan falsafah Cina, khususnya Taoisme dan Konfusianisme. Ada sejarah yang cukup panjang sampai buku ini dapat terbit. Bermula dari keinginan Murata untuk menghilangkan stereotipe negatif di kalangan mahasiswa Barat atas Islam: Islam dianggap agama yang penuh dengan kekerasan, terorisme, dan sama sekali tak mempunyai konsep kemanusiaan yang mencerahkan. Apalagi kalau itu dibandingkan dengan falsafah Timur, yang sekarang sedang menjadi mode cara berpikir, bahkan cara hidup yang begitu digandrungi generasi muda Barat, lewat paham mistik new age. Murata, yang bertahun-tahun mendalami falsafah mistik Islam dan Cina, dan pernah menulis disertasi tentang perbandingan hukum keluarga dalam Islam dan Konfusianisme, menganggap situasi ini tak menguntungkan untuk citra dan studi-studi Islam di Barat. Karena itu ia mengambil langkah drastis yang sangat cerdas, mencari orientasi baru dalam metodologi pengajaran Islam bagi mahasiswanya di Barat. Pengetahuan Murata mengenai falsafah Cina telah menginspirasikan pengertian baru mengenai hubungan kedua agama ini. Ia melihat ada kesamaan dalam cara beragama kaum muslim dengan orang Cina. Tentang hukum agama dan aturan-aturan mengenai kehidupan sosial, misalnya, orang Cina memakai cara pandang Konfusianisme, sementara orang Islam melalui aturan keagamaan (syariah Islam). Dalam kehidupan mistik dan tekanan kepada pengalaman keagamaan, orang Cina menggunakan Taoisme, sedangkan kaum muslim menjalankan thariqah (jalan sufi). Dari kajian-kajiannya yang kemudian menghasilkan buku The Tao of Islam ini, Murata tahu persis, banyak sekali kesamaan pandangan teologi, kosmologi, dan psikologi antara orang Islam dan Cina. Ia yakin, kedua konsep ini bisa dipertukarkan untuk membaca kedua agama itu. Maksudnya, orang Cina bisa memahami Islam lewat tema pemikiran Cina. Sebaliknya, orang Islam bisa memahami falsafah Cina melalui cara pandang Islam. Murata mencoba menyiasati cara menangkal gambaran buruk masyarakat Barat atas Islam dengan "cara berputar" -- menjelaskan Islam dengan cara Cina. Strategi menepis stereotipe buruk cara Murata ini ternyata membuahkan hasil yang mengagumkan: mengubah stereotipe menjadi apresiasi yang luar biasa terhadap Islam. Mula-mula Murata mengajarkan falsafah dan kearifan Cina, seperti yang tercantum dalam kitab I Ching dan Tao Te Ching yang sangat dikagumi mahasiswanya. Selanjutnya ia mengajarkan Islamologi dengan terminologi Cina. Taoisme memang mendapatkan porsi besar dalam eksperimen perbandingan agama ini. Itu pula sebabnya Murata memberi judul bukunya The Tao of Islam, yang secara harfiah berarti "jalan Islam". Falsafah Taoisme sangat menekankan pemahaman holistik dari tegangan-tegangan aspek feminin-maskulin yang terkenal dengan istilah yin-yang. Keseluruhan buku 462 halaman ini sebenarnya berisi mengenai relasi gender dalam pemikiran Islam, khususnya teologi, kosmologi, dan psikologi. Istilah "gender" di buku ini bukan dalam arti yang biasa dikenal dalam feminisme -- hubungan sosial laki-laki dan perempuan dalam konteks kuasa -- bahwa perempuan dalam sejarahnya selama ini telah mengalami diskriminasi melalui perlakuan yang tak setara. "Gender" di sini menerangkan bahwa Tuhan dalam seluruh realitas itu hanya bisa dipahami lewat paradoks-paradoks feminin-maskulin. Murata menggambarkan, pada dasarnya Tuhan itu tak bisa dipahami dengan akal. Teologi Islam menyebut laysa kamitslihi syai-un (tak ada yang menyerupai atas-Nya). Atau Taoisme menyebut, "Nama yang dapat disebut dengan nama, bukanlah nama yang sebenarnya." Tapi bukan berarti kita tak bisa menangkap pengertian mengenai Tuhan, karena kita sebenarnya masih tetap bisa memahaminya lewat manifestasinya. Manifestasi ini, oleh Murata, disebut "Dualitas Ilahi" dan "Dua Tangan Allah". Manifestasi "Dua Tangan" ini adalah prinsip di mana alam ini ditegakkan, bahwa segala sesuatu diciptakan serba berpasangan -- ada lelaki ada perempuan, ada gelap ada terang. Dalam Taoisme, inilah prinsip yin-yang. Karena itu, buku yang telah mendapat pujian dari banyak ahli Islam, seperti Seyyed Hossein Nasr dan Annemarie Schimmel, ini jelas merupakan sumbangan yang besar bagi pemahaman mengenai tema pemikiran Islam. Fokus buku ini adalah tasawuf, tapi metodologinya adalah falsafah Cina. Di samping isinya merupakan "kitab rujukan", metodologinya pun menggugah minat: sebuah penyeberangan yang saling meminjam konsep. Dan rupanya proyek "perbandingan agama" ini belum selesai. Murata sekarang sedang mengerjakan proyek sebaliknya: membaca falsafah Cina dengan cara pandang pemikiran Islam. Budhy Munawar-Rachman, Peneliti Yayasan Paramadina |
|
Rp. 59.500 |
Warisan Agung TasawufMengenal Karya Besar Para Sufi
Editor: Kautsar Azhari Noer
Penerbit: Sadra Press Jenis Cover : Soft Cover Tahun Terbit : 2015, Cet.1 Dimensi : 15 x 23cm | xii+432 halaman Kondisi : Baru Berat : 0.55 kg Stok : Tersedia Pemesanan: SMS/WA 081212-088121 Beli di: BUKALAPAK —Prof. Dr. Nasaruddin Umar, penulis buku "Tasawvf Modern: Jalan Mengenal dan Mendekatkan Diri kepada Allah SWT. dan Wakil Menteri Agama RI periode 2011 - 2014 Buku ini telah merekam resume dan kajian kritis dan mendalam terhadap kitab-kitab magnum opus ilmu tasawuf. Kitab-kitab yang oleh para pengkajinya merupakan kitab-kitab yang dalam sejarah pemikiran Islam telah dinobatkan sebagai cetak biru tasawuf dari dulu sampai hari ini dan bahkan mungkin sampai hari nanti. Sebab, kitab-kitab tersebut selaksa kompas yang menunjukkan arah yang tepat untuk melabuhkan hati. pikiran, dan amaliyah kita ke satu arah samudera kearifan. Sekaligus sebagai Globe (Bola dunia) yang membentangkan peta mistisisme Islam yang signifikan bagi para praktisi. pejalan spiritual (salik). petualang, penjelajah. dan pengamat. —Mukti Ali, Penulis buku "lslam Mazhab Cinta: Cara Sufi Memandang Dunia" dan Program Officer Penelitian Kajian Kitab Kuning Buku ini memerkenalkan beberapa karya besar para Sufi. Sebuah karya disebut "karya besar" bukan karena tebal banyak jumlah halamannya, tetapi karena orisinalitasnya, pengaruhnya yang besar, dan posisinya yang signifkan dalam sejarah perkembangan tasawuf. Karya seperti ini, biasanya, dibaca dan dijadikan rujukan oleh banyak peminat, pengkaji, dan pengamat tasawuf —Prof. Dr. Kautsar Azhari Noor, editor dan Guru Besar Fakultas Ushuluddin Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta Beberapa tulizan karya para Sufi yang dibahas dalam buku ini meliputi: al-Ri'ayah li Huquq Allah karya al-Muhasibi, KitÃ¥b Khatm al-Awliya' karya al-Hakim al-Tirmidzi, at-Mawaqif wa al-ukhatabat karya al-Niffari. al-Luma' fi al-Tashawwuf karya al-Sarraj. al-Ta'arruf li Madzhab Ahl al-Tashawwuf karya al-Kalabadzi, Qut al-Qulüb fi Mu'Ã¥malat al-Mahbub karya Abu Thalib at-RisÃ¥tah fi 'Ilm al-Tashawwuf karya al-Qusyayri. Kasyf al-Mahjüb karya at-Hujwiri. Manazil at-SÃ¥'irin karya al-Anshari. Ihya 'Ulüm al-Din karya al-Ghazali, dan Fushush al-Hikam karya Ibn 'Arabi. |
|
Rp. 58.000 |
Sufi-Sufi DiasporaFenomena Sufisme di Negara-Negara Barat
Editor : Jamal Malik & John Hinnels
Penerbit: Mizan Jenis Cover : Soft Cover Tahun Terbit : 2015, Cet.1 Dimensi : 15 x 23cm | 380 halaman Kondisi : Baru Berat : 0.5kg Stok : Tersedia Pemesanan: SMS/WA 081212-088121 Beli di: BUKALAPAK Topik-topik yang dikaji di dalamnya antara lain: tasawuf dan lembaga tarekat; basis-sosial tarekat; pola-pola perekrutan tarekat di lingkungan-baru Barat; media penyebarluasan ide tasawuf (ritual, organisasim karisma, internet); kaitan tasawuf dengan kelompok sosial tertentu; aliansi tarekat di Barat dengan negara-asal tarekat. Sufi-sufi Diaspora amat penting dibaca oleh para pengkaji yang hendak memahami dinamika Islam dan sufisme di negara-negara Barat yang demokratis-sekular ini. |
|
Rp. 30.000
|
Tasawuf Positif Dalam Pemikiran Hamka
Penulis: Mohammad Damami, MA
Penerbit: Fajar Pustaka Jenis Cover: Soft Cover Tahun Terbit: 2000, Cet.1 Dimensi: 13 x 20cm | xvi+272 halaman Kondisi: Bekas Berat: 0.35kg Stok: Terjual, Stok Kosong Pemesanan: SMS/WA 081212-088121 Beli di: BUKALAPAK Dalam buku ini penulis menyajikan studi tentang pemikiran Tasawuf Positif menurut Hamka. Populer dengan ajarannya tentang Tasawuf Moderen, Hamka menempatkan tasawuf bukan sebagai pelarian, melainkan alternatif terbaik dalam menghadapi dan menyambut dunia. Islam bukan agama negatif, melainkan positif, menerima dan menyambut tantangan dunia. Tasawuf yang menjauhi kehidupan dunia adalah tasawuf yang keliru. |
|
Rp. 95.000
|
Tuhan Sejati dan Tuhan-Tuhan Palsu
Penulis : William C. Chittick
Penerbit: Qalam Jenis Cover : Soft Cover Tahun Terbit : 2007, Cet.2 Dimensi : 14.5 x 21cm | xii+450 halaman Kondisi : Baru, Stok Lama Berat : 0.6kg Stok : Terjual, Stok Kosong Pemesanan: SMS/WA 081212-088121 Beli di: BUKALAPAK Kedua, jika kita menyebut-nyebut kosmos dalam nada yang sama dengan Tuhan, maka kita mesti mempertimbangkan sejumlah hubungan yang terjalin antara Tuhan dan kosmos. Hubungan-hubungan ini diungkapkan secara verbal oleh nama-nama Ilahi yang disebut sembilan puluh sembilan nama Allah (al-asma’ al-husna). Dalam hal ini, kita bisa mengatakan bahwa Tuhan sama sekali berbeda dengan segenap makhluk-Nya, tetapi juga ada kesamaan yang bisa diamati. Namun, kita sering kali salah dalam memahami persoalan ini, kita kadang-kadang terjebak pada absolutisme pandangan atau perasaan sendiri hingga kebanyakkan di antara kita tidak menyadari bahwa kita telah menuhankan sesuatu selain Tuhan. Kita mungkin menuhankan pemikiran kita, menuhankan keyakinan kita, menuhankan jabatan kita, atau bahkan menuhankan diri kita sendiri. Ibn al-’Arabi melalui pandangan sufistik yang mendalam mengenai hakikat Tuhan yang tak terpahami tetapi ada di manapun, mengungkapkan bagaimana jalan terbaik yang bisa ditempuh manusia untuk sampai pada Tuhan. Sebuah buku yang bisa menggugah kesadaran ketuhanan kita yang mungkin selama ini dikotori oelh ego dan nafsu kita. |
|
Rp. 35.000 |
Tiada Sufi Tanpa HumorMenggelitik Sanubari, Menertawakan Diri Sendiri Agar Terus Berlari Menuju Ilahi
Penulis : Imam Jamal Rahman
Penerbit: Serambi Jenis Cover : Soft Cover Tahun Terbit : 2015, Cet.1 Dimensi : 15 x 23cm | vii+240 halaman Kondisi : Baru Berat : 0.35 kg Stok : Tersedia Pemesanan: SMS/WA 081212-088121 Beli di: BUKALAPAK Nasruddin adalah kombinasi antara “kebahlulan” dan kejenakaan yang terselip nilai kebijaksanaan. Kisah-kisahnya yang memuat lapis-lapis makna senantiasa shalih likulli zaman wa makan. Tak lekang oleh masa dan selalu relevan dengan berbagai budaya. Buku ini memaparkan cerita-cerita jenaka-satiris nan sarat hikmah tentang sang Mulla. Mengajak kita menertawakan polah tingkah “bahlul” sang Mulla sekaligus mengajak kita merenung. Dengan cemerlang, setiap cerita dirajut dengan wawasan spiritual yang mencerahkan serta dikaitkan dengan akarnya dalam Al-Quran, hadis, kata-kata inspirasional Jalaluddin Rumi, Hafiz, dan tokoh-tokoh bijak lain. Setiap cerita dipungkasi dengan catatan praktikum yang berkaitan dengan moral cerita, menggugah kesadaran untuk bertindak serta membantu menempuh jalan spiritual kita sendiri. Meski merujuk pada khazanah keislaman, sesungguhnya buku ini sangat terbuka bagi siapa pun yang tertarik mengembangkan kualitas spiritual mereka. Selamat beragama secara jenaka! |
Buku Populer
Memuat...







